Mendengar kata obesitas saja pastinya Anda sudah membayangkan bahwa tubuh penuh lemak melebar kemana-mana dan susah bergerak. Memang benar demikian, namun sebenarnya mengapa bisa obesitas itu asalnya dari mana dan mengapa wanita cenderung rentan dengan penyakit kegemukan berlebihan semacam ini ya? Adapula ketika wanita bertubuh kurus sering diolok-olok karena tidak seksi sedangkan kalau terlalu gemuk juga diolok-olok. Apa sih  maunya orang itu? Memiliki tubuh ideal memang idaman setiap wanita dimanapun dan di negara manapun akan tetapi tubuh wanita itu fitrahnya adalah sehat, tidak peduli baik kurus atau gemuk

Obesitas

mengapa bisa obesitas

Merupakan sebuah kelainan pada kondisi tubuh karena penumpukan lemak di sekujur tubuh sehingga mengakibatkan resiko berkelanjutan seperti jantung, stroke, susah gerak. Orang yang menderita obesitas di dunia dialami hampir 50% setiap tahunnya baik pria maupun wanita. Tetapi, yang sering mengidap obesitas adalah kaum wanita. Penderita obesitas akan kesulitan bergerak karena lemak yang menimbun di lipatan tubuh sangat banyak sekali. Lemak-lemak tersebut berasal dari gaya hidup yang tidak sehat. Misalkan saja, wanita yang suka tidur setelah makan akan menyebabkan kurangnya gerakan tubuh, kadar timbunan gula dalam darah meningkat dan lemak jahat di pembuluh darah. Hal semacam itu selalu menjadi momok terjadinya indikasi penyakit baru.

Penyebab Obesitas Wanita

Berat badan yang semakin naik belum indikasi obesitas namun bisa jadi tanda awal menuju ke arah obesitas. Gemuk yang sehat juga banyak karena mereka mampu mengontrol makanan dengan menu diet. Akan tetapi, kita bisa garis bawahi kalau kenaikan drastis dalam satu tahun ke depan akan mengakibatkan perubahan bentuk tubuh menjadi lebih besar. Penyebabnya antara lain:

  1. Stress

Kejiwaan seseorang memang berbeda-beda, ada yang ketika stress nafsu makannya menjadi sangat menggila, ada yang justru sebaliknya nafsu makan menghilang. Di fase stress inilah, Anda khususnya wanita bisa sangat “marah” dalam mengkonsumsi menu makanan. Pola pikiran yang stress mengakibatkan perasaan cuek dan tidak peduli dengan tubuh. Sehabis makan langsung tidur agar masalah hilang seketika, yap memang cukup manjur dalam mengatasi stress, namun efek negatifnya adalah Anda akan mengalami kenaikan berat badan sangat drastis karena tumpukan lemak di seluruh bagian tubuh. Apabila Anda sedang dalam stress dan ingin melampiaskan dengan makan yang banyak, boleh-boleh saja dan sah hukumnya asalkan setelah itu Anda imbangi dengan olahraga.

tubuh langsing

  1. Jenis Makanan

Makanan dengan jumlah kalori tinggi seperti roti manis, junk food, minyak, dan garam sangat akrab sekali bukan karena menumbuhkan rasa lapar yang sangat besar. Tipe makanan tersebut tidak mampu Anda hindari karena rasanya yang sangat nikmat. Anda bisa mencoba ala orang “ndeso”, makanan tanpa bumbu dan diolah secara alami, misalnya ketela yang hanya direbus sebagai pengganti nasi. Kadar gula dalam ketela lebih sedikit dibanding nasi.

  1. Efek Obat Tertentu

Jika Anda mencoba mengkonsumsi obat KB (pil KB atau suntik KB) beberapa wanita sangat cocok dikatakan memiliki badan yang gemuk. Mengapa demikian?

Alasan yang masuk akal adalah sedang menyusui, okelah kita terima. Tetapi, efek dari obat KB yang terlampau cocok di tubuh si Ibu menjadikan “candu” dan susah untuk kembali ke kondisi tubuh yang langsing. Obat tersebut merangsang nafsu makan yang hebat dan menu apapun akan dilahapnya agar si kecil mampu tersusui dengan baik. Sementara itu, makanan yang diserap dan si Ibu tidak melakukan olahraga akan terjadi sisa kalori yang mengendap. Hal inilah, yang menjadikan ibu ber-anak 1 badannya sudah melebar luas bak gentong ya?

  1. Malas Olahraga

Sedikit gerakan mampu membakar kalori tubuh, hal itu harus Anda telaten lakukan agar mendapatkan tubuh ideal. Olahraga adalah salah satu penerapan pola hidup sehat yang sangat murah dan aman. Tidak perlu full seharian, cukup 30 menit setiap hari lebih baik Anda lakukan.

mengapa bisa obesitas

Tubuh yang ideal setiap orang berbeda-beda, tetapi ada baiknya jika muncul tAnda-tAnda obesitas segera Anda tanggulangi dengan banyak gerak dan mengurangi asupan makanan yang ngawur.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *